Admin Kantor : Tugas, Tanggung Jawab, dan Job Desk

Rumus Excel untuk Admin Kantor

Seorang karyawan staff admin kantor ketika mengerjakan tugas-tugasnya seringkali membutuhkan tools atau perangkat kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya, contohnya Microsoft Excel. Software ini adalah salah satu perangkat lunak yang sangat populer dan menemani aktivitas sehari-hari seorang admin kantor.

Dan berikut ini disajikan 12 dasar rumus excel untuk admin kantor yang sering digunakan dalam membantu tugas administratif atau manajemen di kantor.

Excel memiliki banyak fungsi matematika dan logika lainnya yang membantu memudahkan pekerjaan administratif dan pengolahan analisis data sederhana di kantor.

1: Menghitung Jumlah Data

Fungsi Excel yang digunakan untuk menghitung jumlah data di kolom tertentu adalah rumus SUM. Contoh penulisan rumus ini adalah:

=SUM(A1:A10)

Rumus di atas akan menjumlahkan nilai dari sel A1 hingga A10.

2: Menghitung Rata-rata Data

Untuk menghitung rata-rata data di kolom tertentu, kita bisa memanfaatkan rumus AVERAGE. Perhatikan contoh aplikasinya berikut ini:

=AVERAGE(B1:B10)

Artinya, rumus tersebut akan menghitung rata-rata dari nilai yang ada di sel B1 sampai B10.

3: Mencari Nilai Maksimum dan Minimum

Rumus Excel yang dipakai untuk mencari nilai tertinggi (maksimum) dan terendah (minimum) di kolom tertentu adalah MAX dan MIN, dengan format penulisannya sbb:

=MAX(C1:C10) =MIN(C1:C10)

Rumus di atas akan mencari nilai maksimum dan minimum dari sel C1 – C10.

4: Menghitung Persentase

Bila kita ingin menghitung persentase suatu nilai terhadap total, maka rumus yang dipakai adalah sebagai berikut:

=(Nilai_Anda / Total) * 100

Misalnya, apabila kita ingin menghitung persentase nilai di sel D1 terhadap total dari sel E1 dan F1, maka sbb:

=(D1 / (E1 + F1)) * 100

5: Membuat Fungsi IF

Fungsi IF digunakan untuk mengevaluasi suatu kondisi dan memberikan hasil berbeda berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Misalnya:

=IF(G1 > 50, “Lulus”, “Tidak Lulus”)

Rumus di atas akan mengevaluasi apakah nilai di sel G1 lebih besar dari 50. Jika iya, maka akan menampilkan “Lulus”, jika tidak, maka akan menampilkan “Tidak Lulus”.

lowongan admin kantor

6: VLOOKUP (Vertical Lookup)

Apabila kita ingin mencari nilai dalam kolom tertentu pada rentang data dan mengembalikan nilai yang sesuai dari kolom lain, maka gunakan fungsi VLOOKUP. Perhatikan contoh berikut ini:

=VLOOKUP(D1, A1:B10, 2, FALSE)

Rumus di atas akan mencari nilai D1 dalam kolom A1 sampai B10, dan selanjutnya mengembalikan nilai dari kolom B yang sesuai.

7: CONCATENATE (Menggabungkan Teks)

Untuk menggabungkan beberapa teks atau nilai sel menjadi satu nilai teks, kita memanfaatkan fungsi CONCATENATE. Perhatikan contoh berikut:

=CONCATENATE(“Xidev “, A1, “!”, ” Bening Fahima”)

Rumus di atas akan menggabungkan teks “Xidev ” dengan nilai yang ada di sel A1, diikuti oleh tanda seru dan teks ” Bening Fahima”

8: COUNTIF (Menghitung Jumlah Sel dengan Kriteria)

Fungsi COUNTIF digunakan untuk menghitung berapa kali suatu kriteria muncul dalam rentang data. Contoh:

=COUNTIF(C1:C10, “Finish”)

Rumus di atas akan menghitung berapa kali nilai “Finish” muncul di sel C1 hingga C10.

9: SUMIF (Menghitung Jumlah Sel dengan Kriteria)

Rumus SUMIF digunakan untuk menjumlahkan nilai dari rentang data berdasarkan kriteria tertentu. Contoh:

=SUMIF(B1:B10, “Biaya Tenaga Kerja”, C1:C10)

Rumus di atas akan menjumlahkan nilai di sel C1 hingga C10 yang sesuai dengan kriteria ” Biaya Tenaga Kerja ” di sel B1 hingga B10.

10: TODAY (Tanggal Hari Ini)

Fungsi TODAY digunakan untuk menghasilkan tanggal hari ini secara otomatis. Perhatikan contoh sederhana berikut ini:

=TODAY()

Rumus di atas akan menghasilkan tanggal hari ini.

11: IFERROR (Menampilkan Nilai Alternatif Jika Terjadi Kesalahan)

IFERROR digunakan untuk menampilkan nilai alternatif jika terjadi kesalahan dalam rumus. Contoh:

=IFERROR(D1 / E1, “Cek lagi ya bosss”)

Rumus Excel ini akan membagi nilai di sel D1 dengan nilai di sel E1, dan jika terjadi kesalahan (misalnya E1 adalah 0), maka akan menampilkan teks ” Cek lagi ya bosss” sebagai gantinya.

12: Fungsi Text

Ada 3 jenis fungsi teks, yaitu Left, Mid, dan Right

Fungsi Left, digunakan untuk mengambil bagian kiri dari teks. Mid digunakan untuk mengambil bagian tengah dari suatu teks, sedangkan Right berfungsi untuk mengambil bagian kanan dari suatu teks.

Perhatikan contoh berikut ini:

Misalnya teks yang tersedia adalah “MANAJEMEN”, apabila kita ingin mengambil/memilih hanya satu huruf paling kiri yaitu M, maka rumus Excel yang digunakan adalah sebagai berikut:

=LEFT(Sel yang berisi kata MANAJEMEN,1)

Halama ke-3 membahas lowongan kerja (loker) admin kantor, apa saja? yuk baca penjelasannya hingga seelsai…

Halo, saya seorang profesional bidang Finance & Accounting yang setiap hari berkutat dengan data-data serta angka. Siap mendampingi dan membuatkan Laporan Keuangan Bisnis Anda sesuai Standar Akuntansi Keuangan.