Contoh Soal Akuntansi Biaya 2 Departemen
Perhatikan contoh soal akuntansi biaya 2 departemen dan contoh soal akuntansi biaya satu departemen berikut ini:
1: Berikut ini adalah metode alokasi bertahap biaya overhead 2 departemen, yaitu departemen pembantu ke departemen produksi, kecuali :
A: Metode alokasi kontinu
B: Metode alokasi langsung
C: Metode urutan alokasi yang diatur
D: Metode aljabar
2: Jika jasa departemen-departemen pembantu hanya dinikmati oleh departemen-departemen produksi saja, tanpa ada jasa departemen pembantu yang dipakai oleh departemen pembantu lainnya, maka metode alokasi biaya overhead departemen pembantu ke departemen produksi yang sebaiknya digunakan adalah :
A: Metode aljabar.
B: Metode alokasi kontinu.
C: Metode alokasi langsung.
D: Metode urutan alokasi yang di atur.
3: Jika jasa yang dihasilkan oleh departemen pembantu, di samping digunakan oleh departemen produksi, digunakan juga oleh departemen-departemen lain maka metode alokasi yang paling tidak cocok digunakan adalah :
A: Metode alokasi langsung.
B: Metode alokasi kontinu.
C: Metode aljabar.
D: Metode urutan alokasi yang diatur.
Contoh Soal Akuntansi Biaya Overhead Pabrik
Berikut ini disajikan contoh soal akuntansi biaya overhead pabrik sebagai komponen biaya harga pokok pesanan dari pelanggan. Termasuk contoh soal akuntansi biaya departementalisasi bop.
Contoh soal akuntansi biaya overhead pabrik #1:
Taksiran biaya overhead pabrik selama satu tahun anggaran adalah senilai Rp 10.000.000. Estimasi produk jadi yang akan dihasilkan dalam periode berjalan adalah sebesar 2.000 unit.
Pertanyaan:
- Berapa tarif biaya overhead pabrik?
- Berapa biaya overhead pabrik yang akan dibebankan jika melayani pesanan sebanyak 100 unit?
Jawaban soal:
1: Tarif biaya overhead pabrik: Rp 10.000.000 : 2.000 = Rp 5.000 per unit produk
2: Biaya overhead pabrik : Rp 5.000 x 100 = Rp 50.000
Contoh soal akuntansi biaya overhead pabrik #2:
Estimasi biaya overhead pabrik selama satu tahun anggaran adalah Rp 4.000.000. Perkiraan biaya tenaga kerja langsung selama satu periode anggaran adalah sebesar Rp 10.000.000.
Pertanyaan: Berapa biaya overhead pabrik?
Jawaban soal:
Untuk menghitung tarif biaya overhead pabrik adalah dengan rumus sebagai berikut:
(Estimasi biaya overhead pabrik : Estimasi biaya tenaga kerja langsung) x 100%
Jadi, tarif biaya overhead pabri dari soal di atas adalah :
= (Rp 4.000.000 : Rp 10.000.000) x 100%
= 40% dari biaya TK langsung yang digunakan.

Contoh Soal Akuntansi Biaya Manufaktur
Untuk contoh soal akuntansi biaya manufaktur ini kami sajikan beberapa contoh soal pilihan ganda berikut ini:
1: Dari aktivitas berikut ini, mana yang termasuk aktivitas utama perusahaan manufaktur?
A: Mengolah bahan baku menjadi produk jadi.
B: Membeli barang kemudian menjualnya kembali.
C: Menghasilkan jasa untuk dijual kepada pihak luar.
D: Melakukan pengadaan barang.
2: Berikut ini adalah fungsi-fungsi pokok yang terdapat dalam organisasi perusahaan manufaktur, kecuali:
A: Fungsi logistik.
B: Fungsi produksi.
C: Fungsi pemasaran.
D: Fungsi Administrasi dan Umum.
3: Bagian-bagian yang keluarannya digunakan oleh bagian produksi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi disebut:
A: Bagian produksi.
B: Departemen pembantu.
C: Bagian administrasi dan umum.
D: Departemen pemasaran.
4: Di pabrik pembuatan sepeda gunung, manakah yang diklasifikasikan sebagai departemen pembantu?
A: Divisi maintenance.
B: Bagian marketing.
C: Divisi desain produk.
D: Divisi Information Technology (IT).
5: Manakah di antara bagian dalam perusahaan pembuatan sepeda yang termasuk dalam divisi produksi?
A: Divisi Pemeliharaan
B: Bagian Adm dan Umum
C: Divisi Genset
D: Divisi Warehouse