Cara Membuat Daftar Akun (Chart of Account) di Excel

sop keuangan

Bagan kode akun atau chart of account (COA) adalah daftar akun yang disusun secara terstruktur dan sistematis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menggolongkan setiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan dalam proses menyusun laporan keuangan.

Untuk membuat daftar akun bisa dilakukan dengan Excel, manual, atau dengan aplikasi/software akuntansi, seperti Myob. Dan pada kesempatan ini, kami akan membahas tentang bagaimana prosedur dan cara membuat daftar akun di Excel. Yuk ikuti pembahasannya berikut ini…

 

01: Langkah-langkah Membuat Daftar Akun  (Chart of Account) di Excel

Ada dua bagian dalam setiap akun yang terdaftar dalam chart of account atau COA, yaitu kode dan teks nama/keterangan. Kode akun biasanya terdiri dari seperangkat angka yang disusun secara terstruktur dan menunjukkan kode tertentu, sedangkan teks nama/keterangan akun adalah penjelasan dari kode. Gabungan dari keduanya menjadi sebuah akun, misalnya 10000 – Aset. Dan kumpulan dari beberapa akun disusun menjadi sebuah bagan atau daftar akun.

Jadi, dari penjelasan sederhana ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa untuk membuat chart of account/daftar akun akuntansi yang digunakan untuk memudahkan proses penyusunan laporan keuangan adalah cukup mudah.

Untuk lebih jelasnya mari ikuti cara membuat daftar akun di Microsoft Excel atau Google Spreadsheet cukup sederhana dan mudah dengan langkah-langkah sebagai berikut:

A: Cara Membuat Daftar Kode Akun Akuntansi di Excel

Langkah-langkah membuat membuat daftar akun atau bagan akun atau chart of account di Excel adalah sebagai berikut:

  1. Rancang format dan struktur kode akun
  2. Persiapkan kode-kode yang akan digunakan sebagai akun.
  3. Tuangkan rancangan kode-kode tersebut di Excel
  4. Susun draf format kode akun
  5. Lakukan uji coba dengan beberapa transaksi keuangan.
  6. Lakukan review hasil uji coba dan segera perbaiki serta edit hasil jika ada yang kurang/salah.
  7. Fix-kan hasil review sebagai daftar kode akun yang akan digunakan.

Perhatikan contoh penerapan langkah tersebut:

  1. Merancang kode akun menggunakan angka.
  2. Kode akun akan menggunakan kombinasi angka dari 0 sampai 9.
  3. Posisi angka paling kiri dari suatu akun menunjukkan komponen utama dari laporan keuangan, misalnya 1, berarti akun tersebut menunjukkan kelompok Aset.
  4. Setelah menyelesaikan langkah ketiga, selanjutnya disusun draf, misanya sebagai berikut: 1-xxxxxx, 2-xxxxxx, 3-xxxxx, 4-xxxxxx, dan 5-xxxxxx.
  5. Selanjutnya uji coba atau tes terhadap draf yang telah dibuat.
  6. Dari hasil uji coba itu, kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan dari rancangan akun yang telah dibuat. Lakukan perbaikan dan pembaharuan terhadap kekurangan yang ada.
  7. Setelah diperbaiki, selanjutnya daftar akun Excel tersebut ditetapkan untuk digunakan perusahaan.

Dan bila ditampilkan dalam bentuk ilustrasi sederhana, hasil dari proses pembuatan daftar kode akun adalah seperti berikut ini:

Kode Account Excel
Contoh Kode Account

Perhatikan kombinasi angka-angka kode akun dalam kolom B tabel di atas. Kombinasi angka tersebut bukan tanpa makna, tapi ada artinya, dari digit paling kiri sampai kanan. Sebagai contoh kode akun 1210 maknanya adalah:

1 (urutan pertama dari kiri) = Menunjukkan jenis account utama
2 (angka kedua) = Menunjukkan sub account
1 (angka ketiga) = sub sub account
0 (angka keempat) = disiapkan jika ada jenis sub akun baru

Oleh karena itu, langkah pertama menyusun kode akun ini adalah menentukan account-account utama, sehingga hasilnya lebih terstruktur dan memudahkan pemberian nama account.

 

B: Cara Membuat Daftar Nama Akun Akuntansi di Excel

Langkah ini dilakukan setelah atau bersamaan dengan pembuatan kode akun. Keuntungan jika kita membuat daftar nama akun sebelum atau bersamaan dengan penyusunan kode akun, maka relatif bebas terbuka menentukan nama-nama akun. Kekurangannya adalah akan terjadi banyak penyesuaian ketika nama-nama akun tidak sinkron dengan kode akun.

Kelebihan membuat daftar nama akun setelah menyusun kode akun adalah memudahkan membuat akun utama, sub aku, dan sub dari sub akun, sehingga lebih terstruktur dan rapi.

Dari penjelasan singkat di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa langkah dan cara membuat daftar nama akun di Excel adalah sbb:

  1. Merancang nama-nama akun utama yang akan digunakan untuk membuat laporan keuangan.
  2. Menentukan jenis dan nama sub akun.
  3. Jika masih membutuhkan sub dari sub akun, maka sekalian juga dibuat.
  4. Setelah item #1 sampai #3 sudah selesai disiapkan, selanjutnya membuat atau di-input ke draf nomor akun yang telah dibuat.
  5. Tes dan uji coba dengan transaksi riil.
  6. Lakukan editing dan perbaikan jika masih ada yang kurang.
  7. Tentukan nomor dan nama akun yang akan digunakan dalam proses membuat laporan keuangan.

Bila disajikan dalam ilustrasi sederhana, hasil proses pembuatan daftar nama akun adalah seperti berikut ini:

nama akun di excel
Contoh nama akun di excel

Dari daftar nama akun di atas, kita bisa mengetahui bahwa nama akun utama adalah ‘Aset’, sedangkan sub akun adalah ‘Kas’ dan sub dari sub akun adalah ‘Rekening XYZ’.

Jadi tentukan dulu jenis akun utama, yaitu assets, liability, equity, revenue, dan cost, selanjutnya tambahkan sub dan sub sub akun sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 

C: Menggabungkan Kode dan Nama Menjadi Daftar Akun di Excel

Gabungan antara kode dan nama teks menjadi daftar akun yang tersusun rapi serta terstruktur merupakan chart of account (COA). Jadi, Chart of account (COA) memuat daftar kode dan nama akun, jadi merupakan gabungan dari dua komponen tersebut.

Tentunya ada yang bertanya, apakah harus digabungkan antara kode dengan nama akun? Jawabannya ‘tergantung’ bisa “iya”, bisa juga “tidak harus”.

Penggabungan ini sifatnya untuk memudahkan bagi mereka yang belum mahir Excel, atau ingin meng-eksplor rumus-rumus Excel, tidak hanya terpaku dengan cara membuat formula if di Excel J. Namun tahu dan bisa memanfaatkan berbagai fitur Excel, misalnya membuat daftar list di Excel.

Bagaimana cara menggabungkan kode dengan nama akun? Sederhana saja, yaitu menggunakan fungsi “&” untuk menggabungkan cell dua kolom. Perhatikan langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Siapkan kolom daftar kode akun yang telah dibuat sebelumnya (poin A).
  2. Persiapkan kolom daftar nama account seperti di langkah #2 (B).
  3. Lakukan penggabungan isi kolom kode dengan nama account atau kolom A dan B menggunakan formula “&” dan “ “, dengan cara menuliskan rumus sbb: =+B6&” “&C6”. Artinya cell B6 dikombinasikan dengan cell C6.
  4. Setelah digabungkan, maka hasilnya bisa dilihat di bawah ini:
akun
cara membuat daftar akun di excel

Keterangan:

Perhatikan tabel yang berisi daftar kode dan nama akun di atas. Pada kolom B berisi kode-kode berupa angka yang jumlahnya empat digit, contoh 1000, 1100, dan 1200. Kolom C memuat daftar nama akun, contoh Aset, Kas, Rekening Bank, dan Piutang Sewa.

Gabungan antara kolom B dan C dalam satu baris (row) membentuk satu akun yang mencerminkan salah satu jenis transaksi keuangan bisnis yang dilakukan perusahaan. Ambil contoh ‘1104 Persediaan’,.

Gabungan kode dan nama akun ini mencerminkan transaksi yang menyangkut persediaan, baik transaksi yang menyebabkan kenaikan maupun penurunan nilai inventory. Demikian juga dengan kode-kode akun lainnya.

Jenis akun-akun inilah yang akan disajikan dalam laporan keuangan akhir periode, yaitu:

  1. Laporan Posisi Keuangan; Menyajikan akun aset, kewajiban dan ekuitas.
  2. Income Statement/Laporan Laba Rugi; Menyajikan akun pendapatan dan biaya.
  3. Laporan Perubahan Modal; Menyajikan kelompok akun ekuitas/modal.
  4. Statement of Cash Flows; Menyajikan kelompok akun
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan, yang merupakan penjelasan dari akun-akun laporan keuangan.

Semua langkah penyusunan daftar akun (COA) ini secara rinci dibahas dan dipelajari serta dipraktikkan dalam Kursus Akuntansi Excel dengan fokus membuat laporan keuangan dari nol sampai analisis menggunakan financial ratio.

 

02: Contoh Daftar Akun/Chart of Account (COA) Perusahaan Dagang

cara membuat daftar nama akun
cara membuat daftar nama di excel

Berikut ini kami sajikan contoh bagan atau daftar akun perusahaan dagang:

1: Daftar Akun Aset Perusahaan Dagang

1.0000: Aset

1.1000: Aset Lancar

1.1100: Kas dan Setara Kas

1.1200: Piutang Usaha

1.1210: Piutang Usaha

1.1220: Piutang Lain-lain

1.1300: Inventory

1.1400: PPN

1.1500: Sewa Dibayar Dimuka

1.1600: Aset Lancar Lainnya

1.2000: Aset Tidak Lancar

1.2100: Investasi pada Entitas Asosiasi

1.2200: Aset Pajak Tangguhan

1.2300: Uang Muka Pembelian Aset Tetap

1.2400: Beban Ditangguhkan

1.2500: Taksiran Tagihan Pajak Penghasilan

1.2600: Aset Tidak Lancar Lainnya

 

2: Daftar Akun Kewajiban/Liabilitas Perusahaan Dagang

2.0000: Liabilitas

Daftar Akun Kewajiban Jangka Pendek Perusahaan Dagang

2.1000: Liabilitas Jangka Pendek

2.1100: Utang Bank Jangka Pendek

2.1200: Utang Usaha

2.1300: Hutang Lain-lain

2.1400: Utang Pajak

2.1500: Beban Akrual

2.1600: Hutang Sewa Pembiayaan

2.1700: Utang Pembiayaan Konsumen

2.1800: Utang Obligasi

2.1900: Penghasilan Ditangguhkan

Daftar Akun Kewajiban Jangka Panjang Perusahaan Dagang

2.2000: Liabilitas Jangka Panjang

2.2100: Utang Jangka Panjang

2.2200: Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan

 

3: Daftar Akun Ekuitas Perusahaan Dagang

3.0000: Ekuitas

3.1000: Modal Saham

3.1100: Tambahan Modal Disetor

3.1200: Laba Ditahan

 

Daftar Akun Pendapatan Perusahaan Dagang

4.0000: Pendapatan

5.0000: Harga Pokok Penjualan (HPP)

6.0000: Biaya/Beban

6.1000: Beban Penjualan dan Distribusi

6.2000: Beban Umum dan Administrasi

6.3000: Beban Lainnya

***

Demikian contoh sederhana daftar nomor kode akun untuk perusahaan dagang. Beberapa contoh akun yang disajikan ini biasa digunakan dalam laporan keuangan perusahaan dagang. Untuk sub dan sub sub akun bisa ditambahkan sesuai dengan jenis transaksi yang dilakukan perusahaan.

 

03: Contoh Daftar Akun/Chart of Account (COA) Akuntansi Perusahaan Jasa

bekerja dengan notebook

Berikut ini disajikan contoh bagan/daftar akun chart of account perusahaan jasa:

1: Daftar Akun Aset Perusahaan Jasa

Daftar Akun Aset Lancar Perusahaan Jasa

1-0000: Assets

1-1000: Current Assets

1-1100: Cash

1-1200: Piutang Retensi

1-1300: Piutang Lain-lain

1-1400: Persediaan

1-1500: Uang Muka

1-1600: Pajak Dibayar Dimuka

1-1700: Biaya Dibayar Dimuka

 

Daftar Akun Aset Tidak Lancar Perusahaan Jasa

1-2000: Fixed Assets

1-2100: Aset Real Estat

1-2200: Investasi pada Ventura Bersama

1-2300: Properti Investasi

1-2400: Goodwill

1-2500: Investasi Jangka Panjang Lainnya

1-2600: Aset Tak Berwujud

1-2700: Aset Pajak Tangguhan

1-2800: Aset Lain-lain

 

2: Daftar Akun Kewajiban/Liabilitas Perusahaan Jasa

Daftar Akun Kewajiban Jangka Pendek Perusahaan Jasa

2-0000: Kewajiban/Liabilitas

2-1000: Kewajiban Jangka Pendek

2-1100: Pinjaman Jangka Pendek Pihak Berelasi

2-1200: Pinjaman Jangka Pendek Pihak Ketiga

2-1300: Utang Usaha Pihak Berelasi

2-1400: Utang Usaha Pihak Ketiga

2-1500: Utang Lain-lain

2-1600: Utang Pajak

2-1700: Uang Muka dari Pelanggan

 

Daftar Akun Kewajiban Jangka Panjang Perusahaan Jasa

2-2000: Kewajiban Jangka Panjang

2-2100: Liabilitas Imbalan Pasca Kerja

2-2200: Uang Muka Proyek Jangka Panjang

2-2300: Utang Lain-lain

2-2400: Obligasi

2-2500: Sukuk Mudharabah

 

3: Daftar Akun Ekuitas Perusahaan Jasa

3.000: Ekuitas

3.100: Modal Saham

3.110: Modal Dasar

3.120: Modal Ditempatkan

3.130: Tambahan Modal disetor

3.140: Surat Berharga Perpetual

3.150: Laba Ditahan

3.160: Laba Periode Berjalan

 

4: Daftar Akun Pendapatan dan Beban Usaha Lain-lain Perusahaan Jasa

4.000: Pendapatan

4.100: Pendapatan lain-lain

5.000: Beban Usaha

5.100: Beban Penjualan

5.200: Beban Umum dan Adm

5.300: Beban Lain-lain

***

Demikianlah contoh daftar kode akun perusahaan jasa kontraktor. Akun-akun yang disajikan merupakan jenis account utama. Jika Anda ingin memanfaatkan contoh tersebut, anda bisa meng-edit untuk disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan.

 

04: Contoh Daftar Akun/Chart of Account (COA) Perusahaan Manufaktur

Bekerja dengan laptop

1: Contoh Daftar Akun/Chart of Account Perusahaan Manufaktur Kelompok Balance Sheet/Neraca

Berikut ini contoh daftar kode akun akuntansi lengkap perusahaan manufaktur yang disajikan pada laporan posisi keuangan atau neraca:

Daftar Akun Aset Perusahaan Manufaktur

1.000: Harta

1.100: Harta Lancar

1.110: Kas

1.111: Kas Besar

1.112: Kas Kecil

1.113: Kas USD

1.114: Kas USD Exchange

1.119: Undeposited Funds

1-120: Bank

1-121: Bank XYZ

1-122: Bank ABC

1.130: Piutang Usaha

1.131: Piutang Usaha IDR

1.132: Piutang Dollar

1.233: Piutang Usaha Lain-lain

1.400: Persediaan

1.141: Persediaan Barang Jadi A

1.142: Inventory Barang Jadi B

1.143: Inventory Barang Dalam Proses

1.144: Persediaan Bahan Baku X

1.145: Persediaan Bahan Baku Y

1.146: Bahan Baku Z

1.147: Bahan Baku Pembantu

1.148: Spare Part

1-150: Pembayaran Di Muka

1-151: Sewa Dibayar Dimuka

1-152: Asuransi Dibayar Dimuka

1.160: Biaya Dibayar Dimuka

1.161: PPN Masukan

1.162: Pajak 22 Dibayar Dimuka

1.163: Pajak 23 Dibayar Dimuka

1.164: Pajak 25 Dibayar Dimuka

1-170: Uang Muka Pembelian

1-171: Uang Muka Pembelian IDR

1-172: Uang Muka Pembelian USD

1-173: Uang Muka Pembelian SGD

1.190: Harta Lancar Lainnya

1.199: Harta Lancar Lain-lain

 

Daftar Akun Fixed Asset Perusahaan Manufaktur

1.200: Harta Tidak Lancar

1.210: Tanah

1.220: Nilai Buku Gedung

1.221: Gedung Kantor

1.222: Gedung Pabrik

1.223: Akumulasi Penyusutan Gedung Kantor

1.224: Akumulasi Penyusutan Gedung Pabrik

1-230: Nilai Buku Mesin

1-231: Mesin Kantor

1-232: Gedung Pabrik

1-233: Akumulasi Depresiasi Mesin Kantor

1-234: Akumulasi Depressiasi Mesin Pabrik

1.240: Nilai Buku Kendaraan

1.241: Kendaraan Kantor

1.242: Kendaraan Pabrik

1.243: Akum Depresiasi Kendaraan Kantor

1.244: Akum Depresiasi Kendaraan Pabrik

 

Daftar Akun Intangible Asset Perusahaan Manufaktur

1-300: Harta Tidak Berwujud

1-310: Merk Dagang

1-320: Hak Cipta

1-330: Goodwill

1-340: Aktiva Tetap Dalam Proses.

 

Daftar Akun Kewajiban Perusahaan Manufaktur

2.000: Kewajiban

2.100: Kewajiban Lancar

2110: Kredit Bank

2111: Master Card

2112: Giro Kredit Bank XYZ

2.120: Utang Usaha

2.121: Utang Usaha IDR

2.122: Utang USD

2.123: Utang USD Exchange

2.124: Utang Terima Barang IDR

2.125: Utang Usaha Lain-lain

2-130: Utang PPN

2-131: PPN Masukan

2-132: PPN Keluaran

2-133: Utang PPN (Control)

2-140: Income Tax Payable

2-141: Utang PPH 21

2-142: Utang PPH 22

2-143: PPH 23

2-144: Utang PPH 29

2-145: Utang Pajak Lain-lain

2-150: Utang Biaya

2-151: Utang Gaji dan Upah

2-152: Utang Iklan

2-153: Utang BPJS

2-154: Utang Utilitas

2-155: Utang Biaya Lain-lain

2-160: Uang Muka Penjualan

2-161: Uang Muka Penjualan IDR

2-162: Uang Muka Penjualan USD

2-163: Uang Muka Penjualan SGD

2-190: Utang Lancar Lainnya

2-199: Utang Lancar Lainnya

2.200: Kewajiban Jangka Panjang

2.210: Utang Bank

2-211: Utang Bank ABC

2-220: Utang Jangka Panjang Lainnya

 

Daftar Akun Ekuitas Perusahaan Manufaktur

3.000: Ekuitas

3.100: Modal Saham

3.110: Modal Saham Agus

3.120: Modal Saham Bambang

3.200: Laba Ditahan

3.210: Laba Ditahan Periode 1

3.211: Laba Ditahan Periode 2

3.220: Laba Tahun Berjalan

3.299: Selisih Saldo Awal

 

2: Contoh Daftar Akun/Chart of Account Perusahaan Manufaktur Kelompok Laba Rugi/Income Statement

Perhatikan contoh daftar kode akun akuntansi lengkap perusahaan manufaktur  yang disajikan dalam kelompok laba rugi (statement of profit or loss).

Daftar Akun Penjualan Perusahaan Manufaktur

4.000: Penjualan

4.100: Penjualan Produk

4.110: Penjualan Barang Kelompok A

4.120: Penjualan Barang Kelompok B

4.130: Penjualan Bahan Baku

4.140: Penjualan lainnya

4-200: Retur dan Potongan Penjualan

4-210: Retur Penjualan

4-220: Retur Penjualan Group A

4-230: Retur Penjualan Group B

4-240: Retur Penjualan Bahan Baku

4-250: Potongan Penjualan

4.300: Pendapatan Usaha Lainnya

4.310: Pendapatan Jasa Angkutan

4.399: Pendapatan Usaha Lainnya

4-999: Currency Gain Loss

 

Daftar Akun HPP Perusahaan Manufaktur

5.000: Harga Pokok Penjualan (HPP)

5.100: Barang Jadi Awal

5.110: Barang Jadi Awal Group A

5.120: Barang Jadi Awal Group B

5-200: Biaya Produksi

5-210: Biaya Bahan Baku

5-211: By Bahan Baku Kelompok X

5-212: Biaya Bahan Baku Kelompok Y

5-213: Biaya Bahan Baku Kelompok Z

5-214: By Import Barang

5-215: Biaya Angkut Pembelian Bahan

5-219: Biaya Bahan Baku Lainnya

5.220: Biaya Tenaga Kerja Langsung

5.221: Upah Buruh Pabrik

5.223: Insentif Buruh Pabrik

5.229: Biaya Langsung Lainnya

5-230: Biaya Overhead Pabrik

5-231: Biaya Bahan Pembantu

5-232: By Upah Tidak Langsung Pabrik

5-233: Sewa Pabrik

5-234: Penyusutan Mesin Pabrik

5-235: Depresiasi Gedung Pabrik

5-239: Biaya Overhead Pabrik Lainnya

5.240: Barang Dalam Proses Awal

5.250: Barang Dalam Proses Akhir

 

5-300: Barang Jadi Akhir

5-310: HPP Barang Jadi (Standar)

5-321: HPP Barang Jadi Kelompok A

5-323: HPP Barang Jadi Kelompok B

5-324: WIP Barang Jadi (Standar)

5-325: WIP Barang Jadi Group A

5-326: Work In Process Barang Jadi Group B

 

5.400: HPP Lainnya

5.410: HPP Bahan Baku

5.411: HPP Lain-lain

 

Daftar Akun Biaya Perusahaan Manufaktur

6.000: Beban Usaha

6.100: Beban Penjualan dan Pemasaran

6.110: Beban Gaji Penjualan

6.111: Gaji Penjualan

6.112: Komisi dan Bonus Penjualan

6.199: Gaji Upah Penjualan Lain-lain

 

6-200: Beban Administrasi dan Umum

6-210: Beban Gaji Administrasi

6-211: Gaji Administrasi Umum

6-212: Tunjangan dan Insentif Administrasi Umum

6-213: Bonus Administrasi Umum

6-219: Gaji Upah Administrasi Umum Lain-lain

6-220: Beban Transportasi Administrasi

6-221: Transport Administrasi Umum

6-222: Reparasi dan Pemeliharaan

6-229: Transportasi Adm Umum Lainnya

6.230: Beban Utilitas

6.231: Listrik

6.232: Telepon

6.233: Air

6.234: Internet

6.235: Beban Utilitas Lainnya

6-290: Beban Administrasi Umum Lainnya

6-298: Biaya Kerugian Piutang

6-299: Beban Administrasi Umum Lain-lain

 

Daftar Akun Pendapatan di Luar Usaha Perusahaan Manufaktur

8.000: Pendapatan Diluar Usaha

8.100: Pendapatan Bunga

8.110: Rate Revenur

8.111: Pajak Bunga Bank

8.200: Pendapatan Sewa

8.300: Realisasi Laba Rugi Selisih Kurs

8.400: Unrealisasi Laba Rugi Selisih Kurs

 

Daftar Akun Biaya di Luar Usaha  Perusahaan Manufaktur

9.000: Biaya Diluar Usaha

9.100: Beban Bunga

9.200: Beban Administrasi Bank

9.999: Pajak Penghasilan Bank

***

Inilah contoh chart of account atau daftar akun yang digunakan oleh perusahaan manufaktur. Dalam daftar kode akun ini ada beberapa akun yang hanya ada di perusahaan manufaktur, khususnya yang terkait proses produksi.

 

05: Kesimpulan tentang Daftar Akun Excel

Secara umum jenis akun utama yang digunakan pada perusahaan dagang, jasa dan manufaktur sama, seperti akun aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan biaya. Namun bila dilihat lebih spesifik ada beberapa sub akun yang hanya digunakan untuk perusahaan tertentu, misalnya akun-akun terkait proses produksi yang hanya digunakan di perusahaan manufaktur.

Untuk membuat dan menyusun daftar kode account bisa dilakukan secara manual, semi manual, atau otomatis. Cara membuat daftar akun di Excel adalah salah satu cara yang bisa dilakukan secara semi manual. Cara membuat daftar akun Myob di Excel bisa dilakukan dengan cara memindahkan (transfer) melalui fitur yang disediakan oleh sofware tersebut.

Demikian sedikit yang bisa kami share tentang cara membuat kode akun di Excel. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Halo, saya Warnoto. Seorang profesional lulusan ekonomi yang setiap hari berkutat dengan data-data keuangan. Tertarik dunia IT, sosial dan kepenulisan sebagai sarana berbagi pengalaman di bidang Finance & Accounting.