Kursus Akuntansi Membuat Laporan Keuangan dengan Excel: Laba Rugi, Equity, Neraca, Arus Kas

Kursus Akuntansi (accounting course) khususnya membuat laporan keuangan dirancang sedemikian rupa agar setiap peserta setelah selesai kursus memiliki skill yang mumpuni untuk menyusun laporan keuangan mulai dari nol sampai analisis menggunakan rasio-rasio keuangan, antara lain current ratio, quick ratio, ROI, ROE, Debt to Equity Ratio, dan Modal Kerja.

Kursus akuntansi keuangan perusahaan online dan offline bersertifikat ini bisa dilakukan dari berbagai kota di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, Pontianak, Makassar, Sidoarjo, Surabaya dan kota terdekat lainnya. Pelatihan akuntansi private online dan offline ini bisa diikuti oleh para pemula, karyawan, umkm, mahasiswa, dan pelajar SMA.

Apa saja materi yang akan akan dibahas dan dipraktikkan dalam kursus akuntansi Excel ini? Yuk baca sampai kelar rincian yang akan dipelajari dalam les mulai dari pembukuan akuntansi dasar, manajemen keuangan, logistik, audit internal dan financial ratio berikut ini…

Definisi Akuntansi Menurut Para Ahli

Menurut para ahli, akuntansi adalah sains dan seni untuk melakukan analisis transaksi, mengklasifikasi, mencatat, serta menyajikan laporan keuangan akhir periode yang terdiri dari laporan laba rugi (statement of profit or loss), perubahan modal (statement of changes in equity), neraca (statement of financial position), arus kas (statement of cash flow), dan catatan atas laporan keuangan (notes to financial statements).

Jadi, dari definisi ini bisa disimpulkan bahwa akuntansi merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengolah data-data keuangan menjadi suatu informasi yang disebut dengan laporan keuangan atau financial statements.

Apa yang dimaksud Laporan Keuangan?

Masih menurut para ahli, pengertian laporan keuangan adalah output atau hasil dari proses akuntansi yang dibuat oleh manajemen perusahaan untuk disampaikan kepada owner’s, investor, karyawan, dan pemerintah dalam hal ini Dirjen Pajak.

Tahap-tahap Membuat Laporan Keuangan Excel di Kursus Akuntansi

Materi kursus akuntansi mencakup proses pengolahan data-data transaksi keuangan menjadi laporan keuangan yang dikenal dengan siklus akuntansi.  Proses ini dilakukan melalui beberapa tahap yang disajikan dalam sebuah flowchart berikut ini:

Siklus Membuat Laporan Keuangan
Flowchart proses penyusunan laporan keuangan Excel.

Dari flowchart tersebut di atas, ada beberapa tahap proses penyusunan laporan keuangan, yaitu:

1. Tahap Input

Bukti Transaksi

Tahap pertama materi kursus akuntansi Excel adalah tentang bukti transaksi, yakni merupakan dokumen awal yang akan untuk membuat laporan keuangan yang digunakan untuk me-record semua jenis transaksi, contoh: invoice, nota, faktur, kuitansi, dan bukti kas keluar serta bukti kas masuk.

2. Tahap Proses

Jurnal Akuntansi

Materi tentang jurnal akuntansi adalah bagian kedua dari pelatihan excel akuntansi. Jurnal digunakan untuk mencatat bukti-bukti transaksi keuangan. Proses ini dilakukan setelah melakukan analisis terhadap bukti transaksi.

Analisis ini perlu dilakukan untuk mengetahui pengaruh transaksi terhadap pos-pos yang akan disajikan dalam laporan keuangan.

Proses pencatatan ke dalam jurnal akuntansi ini menganut prinsip double entry, di mana setiap transaksi akan mempengaruhi minimal dua pos yang dicatat di sisi debit dan kredit.

Buku Besar

Buku besar atau general ledger adalah buku yang digunakan untuk meringkas semua transaksi keuangan bisnis yang terjadi selama periode tertentu. Peringkasan itu didasarkan pada pos atau akun yang digunakan, sehingga secara up to date kita akan mengetahui berapa saldo akun kas, persediaan, piutang usaha dan lainnya.

Neraca Lajur

Neraca lajur atau kertas kerja akuntansi adalah rangkuman dari semua proses pembuatan laporan keuangan dari awal hingga laporan laba rugi dan neraca. Oleh karena itu, dari kertas kerja ini kita sudah bisa mengetahui apakah proses dan tahapan yang telah dijalankan sudah benar atau belum.

Selain itu, kita juga sudah tahu berapa jumlah laba (rugi) dan posisi keuangan perusahaan.

Artikel terkait: Contoh Key Performance Indicator – KPI Karyawan Finance.

3. Tahap Output

Laporan keuangan atau financial statements adalah hasil akhir dari semua proses yang telah dilakukan dalam kursus akuntansi. Menurut standar akuntansi keuangan yang berlaku saat ini ada 5 (lima) jenis laporan keuangan yaitu:

1: Statement of Profit or Loss atau Income Statement

Laporan ini menunjukkan performance atau kinerja perusahaan dalam jangka waktu tertentu, misalnya satu semester. Laporan keuangan ini menyajikan hasil selisih antara pendapatan dikurangi dengan beban.

2: Statement of Changes in Equity atau Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan ini menyajikan peruabahan ekuitas perusahaan setelah melakukan aktivitas bisnis dalam selama periode tertentu. Jika perusahaan memperoleh keuntungan, maka terjadi kenaikan ekuitas pemilik, dan sebaliknya akan mengalami penurunan bila perusahaan rugi.

3: Laporan Posisi Keuangan atau Neraca

Balance sheet atau laporan posisi keuangan atau neraca merupakan jenis laporan keuangan yang menunjukkan ‘kesehatan’ perusahaan. Indikasi perusahaan yang sehat bisa dilihat dari komponen-komponen yang disajikan, antara lain nilai kas dan setara kas, fixed asset, kewajiban dan ekuitas.

4: Laporan Arus Kas atau Statement of Cash Flows

Laporan cash flow disajikan untuk menunjukkan lalu lintas kas perusahaan, baik lalu lintas masuk (penerimaan kas) ataupun lalu lintas keluar (pengeluaran kas).

Ada 3 (tiga) elemen utama yang disajikan dalam laporan ini, yaitu:

  • Arus kas dari aktivitas operasi, seperti: penerimaan dari penjualan dan pengeluaran biaya.
  • Cash flow dari aktivitas investasi, misalnya penerimaan dari penjualan aset tetap.
  • Arus kas dari aktivitas pendanaan (financing), contohnya pengeluaran kas untuk membayar utang bank.

5: Catatan Atas Laporan Keuangan (Notes of Financial Statements)

Jenis laporan keuangan ini disajikan untuk mengungkapkan semua informasi penting dan menjelaskan semua komponen atau elemen yang sudah disajikan pada setiap jenis laporan keuangan secara rinci. Misalnya, nilai piutang perusahaan yang disajikan di neraca berasal dari siapa saja.

Selain itu perlu juga disajikan informasi lain yang tidak disajikan dalam laporan laba rugi, neraca, perubahan ekuitas maupun laporan cash flow.

Bagaimana cara mengerjakan setiap tahap penyusunan laporan keuangan akan dibahas dalam tema-tema berikut ini…

Halo, saya seorang profesional bidang Finance & Accounting yang setiap hari berkutat dengan data-data serta angka. Siap mendampingi dan membuatkan Laporan Keuangan Bisnis Anda sesuai Standar Akuntansi Keuangan.