27 Contoh Soal Akuntansi Perusahaan Dagang Beserta Jawabannya

Contoh soal perusahaan dagang dan jawabannya dari jurnal sampai laporan keuangan dirancang untuk membantu memudahkan dalam memahami materi ini dari transaksi,  jurnal umum, jurnal khusus, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, dan neraca lajur sampai jurnal penutup.

Ada dua bentuk contoh soal dan jawaban yang disajikan, yaitu format pilihan ganda dan essay. Pembahasan jawaban penyelesaian diberikan secara runtut, rinci dan lengkap. Langsung saja mari ikuti penyajiannya berikut ini…

 

01: Contoh Soal Akuntansi Perusahaan Dagang Pilihan Ganda Beserta Jawaban

1: Biaya bunga dalam income statement perusahaan dagang diklasifikasikan sebagai kelompok?

A: Beban utilitas

B: Biaya administrasi dan umum

C: Beban lain-lain

D: Beban penjualan

Kunci jawaban: C

 

2: Hasil perhitungan pendapatan bersih dikurangi dengan beban pokok penjualan pada laporan laba rugi perusahaan dagang disebut?

A: Laba kotor

B: Laba bersih

C: Keuntungan sebelum pajak

D: Laba bersih setelah pajak

Kunci jawaban: A

 

3: Sebuah perusahaan menjual barang dagangan secara kredit kepada pelanggannya sebesar Rp 25.000.000 dengan sistem pembayaran tunai. Penerimaan uang dari transaksi penjualan ini dicatat oleh perusahaan di bagian?

A: Kredit

B: Debit

C: Jurnal penyesuaian

D: Utang piutang

Jawaban: B

 

Baca artikel terkait tentang : Contoh Laporan Arus Kas

 

4: Contoh soal hpp perusahaan dagang

Apakah pos yang menyebabkan penurunan biaya dalam proses perhitungan nilai harga pokok penjualan (HPP)?

A: Ongkir (ongkos kirim)

B: Biaya tenaga kerja langsung

C: Diskon pembelian

D: Biaya overhead

Kunci Jawaban: C

 

5: Apa perbedaan sistem perpetual dan sistem periodik dalam pencatatan persediaan perusahaan dagang?

A: Sistem periodik tidak mencatat mutasi barang.

B: Sistem perpetual mencatat semua mutasi barang.

C: Dalam sistem perpetual, pembelian barang dicatat sebagai persediaan barang.

D: Jawaban A, B, dan C benar.

Jawaban: D

 

6: Akun-akun berikut ini hanya ada dalam bagan akun perusahaan dagang tapi tidak muncul dalam chart of account (COA) perusahaan jasa.

A: Harga pokok penjualan

B: Gaji karyawan

C: Biaya listrik, telpon, internet

D: Beban bunga

Kunci jawaban: A

 

7: Apakah jenis pendapatan yang dilaporkan dalam bagian keuntungan lainnya pada laporan laba rugi (income statement)?

A: Pendapatan jasa

B: Pendapatan kotor

C: Net Revenue

D: Pendapatan Lainnya

Kunci jawaban: D

 

8: Bagaimana perusahaan mencatat penjualan kepada customer dengan menggunakan kartu kredit?

A: Kas Bank di sisi Debit dan Pendapatan di bagian Kredit

B: Piutang Dagang di bagian Debit dan Penjualan di Kredit

C: Utang Usaha di Debit, Pendapatan di Kredit

D: Transfer bank di Kredit, Pendapatan di Kredit

Kunci jawaban: A

 

9: Apakah arti dari 3/10, n/30?

A: Potongan penjualan sebesar 10% jika membayar 3 hari

B: Pembeli dapat diskon sebesar 3%, jika membayar dalam rentang waktu 10 hari.

C: Pembayaran setelah 10 hari normal

D: Jawaban B dan C benar

Kunci jawaban: D

 

10: Apa maksud dari syarat pembayaran n/60?

A: Jika pembeli membayar kurang dari 60 hari mendapat diskon.

B: Pembayaran normal 60 hari tanpa ada potongan harga.

C: Pembeli memperoleh diskon sebesar n persen.

D: Diskon penjualan sebesar 60%.

 

11: Diskon pembelian barang dagangan diberikan ketika pembayaran dilakukan lebih awal sesuai dengan syarat pembayaran. Diskon tunai akan mengurangi harga pokok pembelian. Pada sisi mana perusahaan mencatat diskon pembelian?

A: Kredit

B: Debit

C: Debit Kredit

D: Tidak ada jawaban yang benar.

Jawaban: B

 

12: Laba bersih (net income) pada perusahaan dagang diperoleh dari perhitungan?

A: Penjualan dikurangi dengan COGS (cost of goods sold)

B: Laba kotor (gross profit) dikurangi dengan harga pokok penjualan

C: Laba kotor dikurangi dengan beban operasi

D: Sales dikurangi cost of merchandise sold

Jawaban: C

 

13: Beban atau biaya operasi (operating expense) pada jurnal umum perusahaan dagang biasanya akan dicatat pada sisi?

A: Debit

B: Kredit

C: Tidak di debit atau kredit

D:Tidak dicatat

Jawaban: A

 

14: Kapan suatu kewajiban pajak (PPN) atas penjualan muncul, dan bagaimana prosedur pencatatannya?

A: Saat terjadi penjualan, pencatatan dilakukan oleh penjual di bagian kredit

B: Pada saat penjualan dan dicatat di akun utang PPN

C: Setelah terjadi pelunasan pembayaran, dicatat di sisi debit

D: Ketika pembayaran uang muka penjualan, di sisi kredit

Jawaban: A

 

15: Setiap transaksi dagang akan memengaruhi pembeli dan penjual. Apa pengaruh kepada masing-masing pihak?

A: Penjualan tunai memengaruhi kas dan persediaan barang dagangan.

B: Penjualan kredit menaikkan utang pembeli dan piutang dagang.

C: Uang muka penjualan menaikkan nilai kas penjual dan menurunkan nilai kas pembeli.

D: Semua jawaban benar

Jawaban: D

 

02: Contoh Soal Essay Akuntansi Perusahaan Dagang Beserta Jawabannya

1: Contoh soal perusahaan dagang jurnal khusus

CV Hasil Bumi merupakah perusahaan dagang yang mengumpulkan berbagai hasil bumi dari para petani yang selanjutnya dipasarkan ke beberapa perusahaan yang membutuhkan bahan baku tersebut.

Pada tanggal 15 September CV Hasil Bumi menjual aneka jenis hasil bumi kepada perusahaan pengolah makanan.

Atas transaksi tersebut perusahaan mengeluarkan faktur penjualan senilai Rp 34.000.000. Sistem pembayaran dilakukan secara kredit dengan jatuh tempo selama 30 hari. Bagaimana CV Hasil Bumi mencatat transaksi dagang dengan jurnal khusus?

Jawaban dan penyelesaian:

1: Pencatatan saat terjadinya transaksi

(Debit) Piutang Dagang .. Rp 34.000.000
(Kredit) Penjualan … Rp 34.000.000

Keterangan:

Transaksi penjualan kredit menyebabkan nilai piutang dagang dan penjualan naik, sehingga akun piutang dagang dicatat di Debit dan penjualan di Kredit.

 

2: Pencatatan saat terjadi pembayaran

(Debit) Kas Bank … Rp 34.000.000
(Kredit) Piutang Dagang … Rp 34.000.000

Keterangan:

Pembayaran kredit menyebabkan kas naik, piutang dagang turuan. Oleh karena itu, akun Kas dicatat di Debit dan akun Piutang Dagang di Kredit.

 

2: Contoh soal perusahaan dagang metode perpetual

PT Dagang Rempah menerapkan sistem perpetual dalam mencatat persediaan barang. Saldo akun persediaan barang di neraca saldo sebelum penyesuaian sebesar Rp 250.000.000.

Pada akhir periode akuntansi perusahaan melakukan stock opname, dan diketahui nilai saldo fisik barang sebesar Rp 100.000.000. Bagaimana cara melakukan penyesuaian persediaan?

Jawaban penyelesaian:

1: Melakukan penghitungan selisih persediaan (biaya persediaan)

= Saldo catatan – saldo fisik
= Rp 250.000.000 – Rp 100.000.000 = Rp 150.000.000

2: Membuat jurnal penyesuaian persediaan

(Debit) Beban Persediaan … Rp 150.000.000
(Kredit) Persediaan … Rp 150.000.000

Setelah dilakukan proses penyesuaian, maka saldo persediaan di neraca saldo setelah penyesuaian adalah sebesar Rp 100.000.000

 

3: Contoh soal jurnal umum perusahaan dagang

Untuk meningkatkankan skill karyawan departemen pemasaran, PT Distrindo Manis Madu Sehat mengadakan training tentang cara cerdas menjual barang dengan sukses.

Training tersebut dilakukan dengan menggandeng salah satu perusahaan penyedia jasa pelatihan terkemuka di negeri ini. Total biaya yang dikeluarkan untuk event ini sebesar Rp 76.000.500.

Pertanyaannya:

Bagaimana PT Distrindo Manis Madu Sehat mencatat dan membukukan pengeluaran dana kas tersebut?

Jawaban:

Perusahaan akan mencatat pengeluaran kas dalam jurnal umum sebagai berikut:

(Debit) Biaya Training Karyawan …. Rp 76.000.500
(Kredit) Kas … Rp 76.000.500

Keterangan:

Pengeluaran dana kas ini akan mempengaruhi biaya, yaitu menaikkan nilainya. Di pihak lain akan memengaruhi kas, yaitu menurunkan nilainya. Oleh karena itu, kenaikan biaya dibukukan di sisi debit dan penurunan kas dicatat pada bagian kredit.

 

4: Contoh soal perusahaan dagang toko pantang mundur

Sebuah perusahaan pedagang mainan anak-anak, Toko Pantang Mundur menjual berbagai jenis mainan dengan harga yang bervariasi, dari murah sampai mahal. Sistem penjualannya bekerjasama dengan para dropshiper dan reseller seantero negeri.

Penerapan sistem ini terbukti efektif dan efisien, hal ini bisa dilihat dari jumlah penjualan yang cenderung naik secara signifikan dari waktu ke waktu.

Penggunaan sistem penjualan ini menuntut pengeluaran biaya iklan cukup besar. Untuk memenuhi kebutuhannya, Toko Pantang Mundur menggunakan berbagai sarana dan channel, seperti Google Ads.

Pada bulan berjalan, Toko Pantang Mundur mengeluarkan uang untuk membayar iklan selama 3 bulan sebesar Rp 7.500.000. Bagai prosedur yang benar untuk membukukan transaksi pembayaran iklan?

Pembahasan dan Jawaban:

Pembayaran iklan akan menurunkan saldo kas dan menaikkan jumlah biaya, selain itu diperlukan proses penyesuaian untuk mengalokasikan biaya ke setiap bulan. Prosedur pembukuan ke jurnal akuntansi seperti berikut ini:

Saat pembayaran iklan:

(Debit) Biaya Iklan Dibayar di Muka … Rp 7.500.000
(Kredit) Kas … Rp 7.500.000

Proses pembaharuan dengan jurnal penyesuaian:

(Debit) Beban Iklan …. Rp 2.500.000
(Kredit) Biaya Iklan Dibayar di Muka … Rp 2.500.000

Pembuatan jurnal penyesuaian dilakukan setiap akhir bulan selama 3 bulan atau semua biaya/beban iklan teralokasikan.

 

5: Contoh soal perusahaan dagang sistem periodik/metode fisik

Persediaan barang dagangan Toko Hepitoss tanggal 1 April adalah Rp 5.000.000. Tanggal 10 April perusahaan menambah persediaan dagangan dari salah satu suppliernya sebesar Rp 4.500.000. Pada tanggal 21 April terjadi penjualan sebesar Rp 6.000.000. Persediaan barang dagangan 30 April adalah Rp 2.500.000.

Bila Toko Hepitoss menerapkan sistem periodik/fisik dalam inventory management, bagaimana prosedur pencatatan pembelian dan penjualan?

Jawaban:

Pembukuan pembelian barang:

[Debit] Pembelian … Rp 4.500.000
[Kredit] Kas .. Rp 4.500.000

Pembukuan penjualan barang:

[Debit] Kas … Rp 6.000.000
[Kredit] Penjualan … Rp 6.000.000

 

6: Contoh soal laporan keuangan laba rugi perusahaan dagang

PT Adi Guna Pratama berdagang berbagai barang keperluan bayi dan anak-anak. Setiap menjelang lebaran, Natal dan tahun baru permintaan barang selalu meningkat sebesar 25% dari hari-hari biasa. Peningkatan omset penjualan ini menambah pundi-pundi pendapatan perusahaan.

Pada tahun ini, perusahaan bisa menjual barang senilai Rp 150.500.250 yang dibayar secara tunai sebesar Rp 100.000.000 sisanya akan dibayar oleh pelanggan pada awal periode berikutnya. Harga pokok penjualan (HPP) adalah Rp 97.500.000. Berapakah laba (rugi) yang diperoleh perusahaan?

Penyelesaian dan jawaban:

Dari data-data di atas kita bisa menghitung nilai laba (rugi) kotor PT Adi Guna Pratama sebagai berikut:

Rumus perhitungan laba kotor = Pendapatan bersih – harga pokok penjualan

= Rp 150.500.250 – Rp 97.500.000
= Rp 53.000.250

 

7: Contoh soal olimpiade akuntansi perusahaan dagang

PT Maju Sukses Milenia memperdagangkan barang-barang merchandise generasi milenial yang saat ini sedang viral, dari yang murah meriah sampai realtif mahal namun tetap terjangkau. Saat berlangsung event olimpiade akuntansi, perusahaan pun tak kalah sigapnya memanfaatkan moment ini dengan menjual pernak-pernik tentang olimpiade akuntansi.

Pada saat event PT Maju Sukses Milenia mendapat pesanan dari salah satu resellernya sebesar Rp 25.500.000 sudah termasuk pajak, dengan pembayaran uang muka sebesar Rp 15.000.000. Pelunasan pembayaran akan dilakukan akhir bulan.

Pertanyaan:

Bagaimana cara PT Maju Sukses Milenia melakukan pencatatan transaksi penjualan dengan PPN?

Jawaban:

Ketika terjadi penjualan:

[Debit] Kas … Rp 15.000.000
[Debit] Piutang Dagang … Rp 10.500.000
[Kredit] Penjualan … Rp 22.695.000
[Kredit] PPN 11% …. Rp 2.805.000

Pada saat pelunasan pembayaran:

[Debit] Kas … Rp 10.500.000
[Kredit] Piutang Dagang .. Rp 10.500.000

 

8: Contoh soal dan jawaban neraca lajur perusahaan dagang

Kolom apa saja yang perlu dibuat dalam neraca lajur perusahaan dagang?

Jawaban:

Jika perusahaan menyusun neraca lajur dengan 11 kolom, maka elemen-elemen pokok yang perlu ada antara lain:

  • Kolom daftar akun dengan saldo-saldonya atau disebut dengan neraca saldo sebelum disesuaikan (unadjusted trial balance).
  • Kolom penyesuaian untuk akun-akun yang perlu diperbaharui.
  • Daftar akun setelah disesuaikan (adjusted trial balance).
  • Lajur untuk laba rugi
  • Lajur untuk neraca (posisi keuangan)

 

9: Contoh soal akuntansi perusahaan dagang jurnal penyesuaian

Usaha bersama PT Kita Apa Adanya merupakan perusahaan dagang farmasi. Saldo persediaan barang di neraca saldo sebelum disesuaikan (un-adjusted trial balance) sebesar Rp 65.000.000. Setelah dilakukan stock opname akhir periode, jumlah persediaan fisik barang adalah Rp 50.000.000. Bagaimana cara membuat penyesuaian persediaan akhir bulan?

Jawaban:

(Debit) Beban Persediaan … Rp 15.000.000
(Kredit) Persediaan … Rp 15.000.000

Mengapa nilai beban persediaan sebesar Rp 15.000.000?

= Rp 65.000.000 – Rp 50.000.000
= Rp 15.000.000

Setelah dibuatkan jurnal penyesuaian, maka saldo akun persediaan di neraca saldo setelah penyesuian jumlahnya akan sama yaitu Rp 50.000.000

 

10: Contoh soal HPP perusahaan dagang.

Dari data transaksi keuangan dan bisnis PT Era Sejahtera tentukan harga pokok penjualan (HPP) persediaan barang dagangan bulan Mei berikut ini:

  • Persediaan, 1 Mei …. Rp 1.000.000
  • Persediaan, 31 Mei …. Rp 1.000.000
  • Pembelian … Rp 2.000.000
  • Retur dan potongan pembelian … Rp 500.000
  • Diskon pembelian … Rp 750.000
  • Ongkos kirim (ongkir) pembelian … Rp 650.000

Jawaban penyelesaian:

(a). Persediaan, 1 Mei = Rp 1.000.000

(b). Pembelian = Rp 2.000.000

(c). Retur dan potongan pembelian = Rp 500.000

(d). Diskon pembelian = Rp 750.000

(e). Pembelian bersih: (b) – [(c)+(d)]

= Rp 2.000.000 – (Rp 500.000 + Rp 750.000)
= Rp 750.000

(f). Ongkos kirim (ongkir) pembelian = Rp 650.000

(g). Harga pokok pembelian: (e) + (f)

= Rp 750.000 + Rp 650.000
= Rp 1.400.000

(h). Barang tersedia untuk dijual: (a) + (g)

= Rp 1.000.000 + Rp 1.400.000
= Rp 2.400.000

(i). Persediaan, 31 Mei = Rp 1.000.000

(j). Harga Pokok Penjualan (HPP): (h) – (i)

= Rp 2.400.000 – Rp 1.000.000
= Rp 1.400.000

 

11: Buatlah ayat jurnal akuntansi untuk transaksi-transaksi penjualan berikut ini:

  • Toko Dodolanku Laris menjual barang sistem kredit senilai Rp 8.500.000 dengan syarat 5/10, n/30. Harga pokok penjualan Rp 7.000.000
  • Pelunasan pembayaran setelah dikurangi diskon penjualan.

Jawaban:

A:

[Debit] Piutang Dagang … Rp 8.500.000
[Kredit] Penjualan … Rp 8.500.000

[Debit] Harga Pokok Penjualan (HPP) .. Rp 7.000.000
[Kredit] Persediaan … Rp 7.000.000

B:

[Debit] Kas … Rp 8.075.000
[Debit] Diskon Penjualan … Rp 425.000
[Kredit] Piutang Dagang … Rp 8.500.000

 

12: Contoh soal transaksi dagang dengan diskon

Budi Fashion membeli barang dagangannya dari supplier senilai Rp 9.500.000 dengan syarat 3/10, n/30. Budi Fashion me-retur barang senilai Rp 2.500.000 serta memperoleh kredit secara penuh.

  1. Bila Budi Fashion membayar faktur dalam periode diskon, hitunglah jumlah uang kas yang dibutuhkan untuk pembayarannya.
  2. Bila perusahaan menerapkan sistem persediaan perpetual, akun apakah yang dikredit oleh Budi Fashion untuk mencatat retur?

Jawaban:

A:

Jumlah kas = Pembelian – Retur – Diskon

= Rp 9.500.000 – Rp 2.500.000 – [(Rp 9.500.000 – Rp 2.500.000) x 3%]

= Rp 7.000.000 – Rp 210.000 = Rp 6.790.000

B: Akun Persediaan Barang Dagangan

 

03: Kesimpulan

Setiap perusahaan memiliki karakteristik dan ciri khas tertentu yang tidak dimiliki oleh perusahaan yang lain. Demikian juga dengan perusahaan dagang, transaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan dagang memiliki ciri khas unik yang tidak ada di jenis perusahaan lain.

Dari contoh soal perusahaan dagang yang telah disajikan ini semoga bisa membantu memahami sifat dan karakteristik jenis perusahaan dagang. Selain itu, bagi para pelajar dan mahasiswa, beberapa contoh soal ini mudah-mudahan bisa menjadi bahan latihan dan belajar dalam rangka mempersiapkan UAS dan UTS.

Dan bila ingin lebih mahir dalam melakukan proses pencatatan serta menyajikan laporan keuangan, anda bisa mengikuti kursus akuntansi excel.

Demikian yang bisa kami sajikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Halo, saya seorang profesional bidang Finance & Accounting yang setiap hari berkutat dengan data-data serta angka. Siap mendampingi dan membuatkan Laporan Keuangan Bisnis Anda sesuai Standar Akuntansi Keuangan.

SOP Keuangan